Musik

Tips Membangun Sebuah Group Band Yang Solid

1 Pertimbangkan untuk membuat kontrak internal atau “surat persetujuan band.” Karena sulit membuat empat atau lima individual dalam sebuah band untuk saling berkomitmen pada proyek musik mereka. Satu saja anggota band yang sering bolos latihan atau tidak hadir pada hari pertunjukkan dapat merusak band. Kontrak tersebut juga akan memuat pasal perlindungan hak atas nama, kepemilikan lagu, peralatan, dsb., jika seorang anggota keluar dari band.

  • Menyelesaikan masalah ini sekarang akan mencegah pertikaian di masa depan. Ingat baik-baik, pertikaian sangat mungkin berakibat keluarnya anggota yang potensial. Jadi, pastikan mereka semua sudah mencapai kesepakatan sebelum memulai kontrak.
  • Buat agar kontraknya ditulis oleh pihak ketiga yang netral (atau ambil template dari internet). Jika satu orang yang menuliskannya, akan terkesan otoriter.

2 Cari tempat latihan. Akankah itu di ruang bawah tanah seseorang? Garasi? Akankah Anda menyimpan semua peralatan di sana? Jangan lupa untuk minta izin dahulu dari si pemilik tempat.

3 Berlatih! Butuh waktu dan kerja keras untuk menjadi band yang hebat. Dengan berlatih bersama juga mempererat hubungan antar anggota. Sebagai tambahan, waktu yang dibutuhkan dalam proses rekaman itu mahal. Semakin baik Anda berlatih, semakin cepat Anda menyelesaikan rekaman di studio. Sebagai artis, bukan berarti Anda punya banyak uang.

  • Etos kerja yang baik sangat penting untuk menuju kesuksesan. Jika seseorang tidak mau latihan, dia akan jadi beban yang perlu disingkirkan. Jadikan latihan sebagai rutinitas – kalau Anda serius maka band harus jadi prioritas.

4 Mulailah menulis lagu. Tulislah sebanyak yang Anda mampu, tanpa mengurangi kualitas demi kuantitas. Bagaimanapun, Anda perlu daftar berisi 11 atau 12 lagu dalam konser Anda agar konser Anda berhasil.

  • Band pemula cukup membawakan 4-5 lagu. Jadi, tampillah sebagai band pembuka dalam konser band lain (yang lebih terkenal) dan tampilkan 5 lagu terbaik Anda.
  • Mungkin juga Anda ingin melindungi hak cipta lagu Anda. Anda dapat mendaftarkannya ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Prosesnya tidak rumit. Anda akan diminta mengisi formulir dan kemudian membayar sejumlah biaya.

5 Beri nama pada band Anda. Anda “dapat” memilih nama yang bermakna atau cukup nama yang terdengar keren. Biasanya, seluruh anggota dilibatkan dalam pemilihan nama. Nama yang baik biasanya pendek dan mudah dieja; yang mudah diingat. Ini disebut branding! Satu lagi, JANGAN menggunakan nama yang sudah dipatenkan, kecuali Anda berencana jadi band tribute.

  • Lakukan riset pada band lain. Jika band Anda berbasis di Jakarta Barat dengan nama “Hockey Scientist” dan ada band lain di Jakarta Timur bernama “Golf Doctors,” lebih baik Anda cari nama lain.
  • Jika Anda benar-benar mengalami kebuntuan, mintalah tiap anggota memilih 5 kata sifat dan 5 kata benda, kemudian buatlah nama dari perpaduan kata sifat dan benda tersebut.

6 Rekam sebuah demo. Ini akan jadi sarana promosi Andalan Anda. Demo ini bisa dijual pada saat pertunjukan, dipromosikan online, atau dikirim ke perusahaan rekaman.

  • Media online terbaik untuk promosi saat ini meliputi Vimeo, Youtube, dan media sosial lain seperti Facebook dan Twitter.
  • Pertimbangkan untuk membuat sepotong rekaman lagu Anda dan mengirimkannya kepada manager bar atau cafe. Kirimkan mereka email singkat berisi pesan bahwa Anda tertarik untuk tampil di tempat mereka – bersama email itu sertakan musik rekaman tadi, sehingga mereka dapat langsung mendengar musik Anda. Langkah pertama selesai!

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*